Lompat ke konten

Perbedaan Ngunduh Mantu dan Resepsi Pernikahan

Menikah adalah momen spesial dan paling mendebarkan bagi setiap orang. Mulai dari persiapan hingga hari H pernikahan, semuanya dilakukan dengan matang dan penuh perhitungan. Akan tetapi usai menggelar pesta pernikahan ternyata masih ada prosesi acara selanjutnya loh.. yakni ngunduh mantu ? Meski digelar dengan jarak yang terhitung lumayan lama terhitung dari resepsi pernikahan kamu dan pasangan, acara ngunduh mantu adalah salah satu prosesi pernikahan yang menyenangkan karena keunikannya, lho.

Ngunduh mantu adalah istilah yang berasal dari bahasa Jawa, ngunduh artinya panen atau memanen sedangkan mantu artinya adalah menantu. Singkat cerita, acara ngunduh mantu dilakukan ketika orangtua menikahkan anak laki-lakinya, kemudian si istri dibawa untuk tinggal bersama suami dan kedua orangtua serta keluarganya, maka secara tidak langsung keluarga tersebut akan mendapatkan personel tambahan.

Nah, sebenarnya acara ngunduh mantu ini pasti terkesan boros karena mengadakan pesta perkawinan sebanyak dua kali. Kamu pasti berpikir hal yang sama, bukan? Jadi, sebenarnya, menurut budaya Jawa, pesta pernikahan yang sesungguhnya biasanya dilakukan oleh keluarga dari pihak perempuan atau dengan kata lain pihak keluarga perempuan lah yang punya hajat.

Kemudian, barulah diikuti oleh acara ngunduh mantu ini, yang mana merupakan hajat dari keluarga pihak pria. Eits jangan salah paham dulu, acara ngunduh mantu bukan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan, kok. Hanya saja, memang beberapa orangtua dari keluarga pihak pria masih melakukan tradisi dari budaya Jawa yang satu ini. Nah, jadi sebelum kalian memutuskan memilih paket pernikahan Surabaya yang akan kalian gunakan, sekarang yang perlu kalian ketahui adalah perbedaan prosesi resepsi dan unduh mantu berikut ini.

Prosesi Acara Resepsi Pernikahan

Setelah prosesi akad nikah selesai dilangsungkan, maka kedua pengantin akan bersiap-siap untuk menggelar resepsi. Beberapa orang ada melangsungkan resepsi di hari yang sama dengan akad nikah, tapi ada juga yang memilih menggelar resepsi di hari lain. Tapi pada umumnya, resepsi nikah akan digelar 2-3 jam setelah akad nikah. Inilah susunan acara pernikahan yang umumnya dilakukan saat resepsi.

  • Pembukaan. Acara akan dimulai dengan pembukaan yang dipandu oleh pembawa acara. Ia juga akan memberikan ucapan terima kasih dan rasa syukur karena akad nikah sebelumnya berlangsung lancar.
  • Penyambutan kedua mempelai. Selanjutnya, kedua pengantin akan dipersilahkan memasuki lokasi acara dan duduk di pelaminan bersebelahan dengan kedua orangtua mereka.
  • Ucapan selamat pada mempelai. Dalam momen ini, para tamu undangan yang hadir akan dipersilahkan untuk memberi ucapan selamat dan menyalami kedua mempelai di atas pelaminan.
  • Tamu dipersilahkan menikmati hidangan. Usai menyalami kedua mempelai, para tamu undangan akan diarahkan untuk menikmati hidangan yang disediakan. Sambil menikmati makanan, tamu akan dihibur dengan alunan musik.
  • Special performance. Untuk membuat kejutan pada para tamu undangan, beberapa pengantin akan membuat special performance di resepsi pernikahannya. Misalnya, bernyanyi atau menari.
  • Foto bersama. Satu hal yang nggak boleh dilupakan saat resepsi pernikahan ialah foto bersama. Sebelum pulang, biasanya para tamu undangan yang hadir akan menyempatkan diri untuk foto bersama kedua mempelai.
  • Penutupan. Setelah semua acara selesai dilangsungkan, sang pembawa acara akan menutup resepsi pernikahan ini. Tak lupa, ia akan mengucapkan selamat pada kedua pengantin dan rasa terima kasih pada para tamu yang sudah hadir.

Prosesi Unduh Mantu

Kamu dan pasangan mungkin akan berpikir bahwa acara ngunduh mantu sangatlah merepotkan, tapi ternyata pesta pernikahan yang biasanya dilangsungkan oleh keluarga pihak perempuan jauh lebih merepotkan dan ribet. Mungkin, kamu dan pasangan hanya nggak terbiasa saja dengan tradisi dari budaya Jawa yang satu ini. Dilansir dari tumpi.id, kurang dan lebihnya beberapa rangkaian acara yang termasuk di dalam acara ngunduh mantu adalah seperti ini:

  • Kedua mempelai datang bersama pangombyong (pengiring) dari rumah mempelai perempuan. Para pengiring ini biasanya terdiri dari keluarga besar, tetangga dekat dan kerabat dekat  mempelai perempuan.
  • Imbal Wicara, yaitu dialog penyerahan pengantin dari keluarga mempelai perempuan kepada keluarga besar mempelai pria.
  • Kedua mempelai diberi tirta suci dua cangkir yang diminumkan oleh kedua orang tua mempelai pria secara bergantian.
  • Sindur Binayang, yaitu sang ayah mempelai pria menyampirkan kain sindur ke pundak kedua pengantin dan menuntun pasangan pengantin ke kursi pelaminan. Ayah berada paling depan, pengantin berada di tengah dan ibu mempelai pria berada di belakang mengiringi pengantin sambil memegang pundak kedua pengantin. Dalam prosesi ini biasanya diiringi gendhing Ketawang Boyong Basuki, Pelog Barang.
  • Sambutaan dan ucapan terima kasih dari perwakilan keluarga mempelai pria, saat itu kedua mempelai bersama orangtuanya berdiri berjajar di depan pelaminan.
  • ‚ÄčAcara paripurna.

Pertimbangan menggelar acara ngunduh mantu

Unik, beda, dan menyenangkan, mungkin adalah tiga kata yang paling pas untuk menggambarkan tradisi budaya Jawa berupa acara ngunduh mantu. Namun, sebagai pasangan pengantin baru yang baru saja pula menggelar pesta pernikahan atau resepsi, hal seperti ini sepertinya bisa jadi bahan pertimbangan untuk kamu dan pasangan untuk mengambil keputusan apakah kira-kira akan melangsungkan acara ngunduh mantu atau tidak.

  1. Perasaan tidak lega akan menghantui seusai pesta pernikahan karena masih ada acara selanjurnya yaitu ngunduh mantu yang jaraknya lumayan lama terhitung dari pesta pernikahan kamu dan pasangan.
  2. Bulan madu jadi sedikit terganggu karena ribet menyiapkan berbagai hal untuk acara ngunduh mantu nantinya.
  3. Uang harus dipindahlokasikan sementara ke acara ngunduh mantu daripada untuk biaya sehari-hari yang seharusnya nggak perlu jadi pikiran kalau saja acara ngunduh mantu nggak ada
  4. Kamu dan pasangan juga masih belum bisa tinggal bersama kalau acara resepsi kedua yaitu acara ngunduh mantu belum terlaksana

Gimana, masih tertarik untuk melangsungkan acara ngunduh mantu alias resepsi kedua yang satu ini, nggak? Apa pun yang menjadi pilihanmu dan pasangan, sepanjang hal tersebut bisa membuatmu dan pasangan juga bahagia, kenapa tidak? Jika kalian sudah mantap untuk melanjutkan prosesi ngunduh mantu, kami berkah group siap membantu, karena kami memiliki paket ngunduh mantu lengkap dengan catering pernikahan Surabaya untuk undangan mulai dari 100 orang. So, di masa pandemi ini kalian juga masih bisa melangsungkan prosesi unduh mantu yaa..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *